Kabar

Komentar & Pelecehan Anti-Islam di IG Stories, Mantan Mahasiswa Temasek Poly Didakwa


Singapura — Seorang pria Singapura berusia 21 tahun akan segera harus membayar harga yang mahal untuk perilaku online-nya selama tiga tahun terakhir.

Antara 2018 dan 2019, Sun Sicong memposting konten di Instagram Stories yang diduga berisi pernyataan anti-Islam.

Selain itu, polisi yang kami katakan telah menemukan dua video cabul di ponselnya yang diduga diunduh Sun pada April dan Mei tahun lalu.

Pada bulan berikutnya, dia dilaporkan menyebabkan pelecehan ketika dia memposting posting Instagram tentang pengalaman korban pemerkosaan.

Setelah pernyataan online-nya dilaporkan oleh sejumlah orang, dia ditangkap dan komputer serta telepon genggamnya disita.

Akibatnya, Sun didakwa pada Senin (20 Desember) dengan masing-masing satu tuduhan pelecehan, mengunggah komentar online dengan niat yang disengaja untuk melukai perasaan religius orang lain dan memiliki film cabul.

Sun dikatakan telah membuat posting di atas ketika dia masih belajar di Politeknik Temasek.

Berdasarkan Yahoo! Singapura, Sun telah mengklaim dalam posting Instagram-nya bahwa dia bermimpi menembak mati Muslim. Selain itu, dia menambahkan bahwa dia telah merasakan “kenikmatan yang terburu-buru”.

Cerita IG-nya dilaporkan berpusat di sekitar “dogma kanker” Islam, dan dokumen pengadilan menggambarkan mimpinya sebagai salah satu di mana dia menembak mati “siapa pun yang relatif berkulit coklat atau non-Cina”.

Selain itu, dia diduga berkomentar bahwa dia akan membakar Alkitab dan Quran ketika dia kembali ke China karena “hukum yang menindas di sini tidak berlaku untuk saya”.

Banyak yang melihat postingannya mengajukan laporan “tentang pengguna Instagram yang telah memposting komentar tidak sensitif dan ancaman yang dapat menghasut kekerasan terhadap komunitas Muslim” The Straits Times mengutip kata Polisi.

ST menambahkan bahwa pada Juni 2020, Politeknik Temasek menyatakan telah mengetahui hal tersebut dan akan mengambil tindakan disipliner terhadap Sun jika diperlukan.

– Iklan 2-

Kasusnya selanjutnya akan disidangkan pada 14 Januari 2022, dan jaminannya telah ditetapkan sebesar $ 10.000.

Jika dia dinyatakan bersalah karena melukai perasaan keagamaan, dia bisa dipenjara hingga tiga tahun, didenda, atau keduanya. Jika dia terbukti memiliki film cabul, dia bisa dipenjara selama enam bulan, dikenakan denda hingga S$20.000, atau keduanya. Untuk tuduhan pelecehan ketiga, dia bisa didenda sebanyak $5.000. /TISG

Baca juga: Perubahan UU Kerukunan Umat Beragama Termasuk Segera Berlakukan Perintah Penahanan

Perubahan UU Kerukunan Umat Beragama termasuk membuat perintah penahanan segera berlaku

Ikuti kami di Media Sosial

– Iklan 3-

Kirimkan berita Anda ke [email protected]


Cashback oke punya Togel Singapore 2020 – 2021. Promo besar lain-lain dapat diperhatikan dengan terpola via pengumuman yang kami umumkan dalam web tersebut, dan juga bisa dichat kepada teknisi LiveChat pendukung kami yang tersedia 24 jam On-line buat meladeni seluruh kebutuhan para tamu. Lanjut cepetan sign-up, serta menangkan Undian serta Kasino On the internet terbaik yang wujud di lokasi kami.

Similar Posts