Kabar

5 persen di Singapura menolak vaksin COVID-19


Singapura — Dalam konferensi pers virtual pada 15 November, Menteri Kesehatan Ong Ye Kung memberikan rincian tingkat vaksinasi negara itu, yang disebut-sebut sebagai salah satu yang tertinggi di dunia.

Saat ini, sekitar 94 persen dari mereka yang memenuhi syarat untuk menerima suntikan telah divaksinasi.

Dalam hal total populasi Singapura, 85 persen telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19.

Adapun 15 persen sisanya, sembilan persen adalah anak-anak di bawah usia 12 tahun, yang belum dapat divaksinasi. Satu persen lainnya tidak benar-benar tinggal di Singapura.

Dan lima persen dari individu yang tidak divaksinasi memenuhi syarat untuk suntikan Covid-19, tetapi memilih untuk tidak mendapatkannya.

Mr Ong menambahkan bahwa Rumah Sakit Wanita dan Anak KK sedang mengawasi uji coba vaksin untuk anak-anak. Rumah sakit akan segera merekrut anak-anak dari usia lima hingga 11 tahun yang bersedia berpartisipasi di dalamnya.

Dia juga membagikan statistik yang menunjukkan bahwa orang yang menerima tusukan Pfizer-BioNTech dan kemudian mendapat suntikan booster dari Moderna memiliki kemungkinan 72 persen lebih kecil untuk terkena Covid, sedangkan mereka yang mendapatkan tusukan Pfizer-BioNTech ketiga 62 persen lebih kecil kemungkinannya untuk tertular. .

“Kedua vaksin mRNA bekerja sangat baik sebagai booster, dengan Pfizer-Pfizer-Moderna memiliki sedikit keunggulan. Bagaimanapun, dampak penurunan keparahan penyakit sangat tinggi untuk kedua kombinasi tersebut,” kata Menkes.

Direktur Pelayanan Kesehatan Kemenkes Kenneth Mak menambahkan, data mengenai efektivitas booster akan segera dirilis.

“Kami akan menyampaikannya kepada Anda dan kami akan memastikan bahwa Anda memiliki informasi mengenai seberapa baik dosis vaksin booster bekerja,” kata Assoc Prof Mak.

Mr Ong menggarisbawahi bahwa “sangat jelas” bahwa booster itu efektif.

“Kemungkinan infeksi dan kemungkinan penyakit parah telah berkurang secara drastis,” katanya. “(Untuk) manula, dampaknya sangat mencolok dan sangat signifikan.”

Pekan lalu, baik Menteri Kesehatan maupun Assoc Prof Mak mengatakan mereka telah menerima suntikan Pfizer-BioNTech dan kemudian suntikan dari Moderna sebagai booster. /TISG

– Iklan 2-

Baca juga: Leong Mun Wai Serukan Kebijakan ‘Diskriminasi Vaksinasi’ Dicabut

Leong Mun Wai menyerukan agar kebijakan ‘Diskriminasi Vaksinasi’ dibatalkan

Ikuti kami di Media Sosial

Kirimkan berita Anda ke [email protected]


Bonus besar Togel Singapore 2020 – 2021. Undian terkini lain-lain ada diamati dengan terencana melalui status yang kita letakkan dalam laman itu, serta juga bisa ditanyakan pada teknisi LiveChat pendukung kita yang siaga 24 jam On-line guna meladeni seluruh maksud para pengunjung. Ayo buruan daftar, & dapatkan promo Lotere & Kasino On the internet terbesar yg nyata di website kami.

Similar Posts